Ko-Kurikuler

Jenjang Kelas 7: Pembentukan Fondasi di MTs Al Manshuriyah

Di MTs Al Manshuriyah, kegiatan ko-kurikuler kelas 7 untuk mata pelajaran PENJAS difokuskan pada pengenalan kebugaran jasmani yang terukur. Melalui program "Jumat Sehat Al Manshuriyah", siswa tidak hanya berolahraga, tetapi juga diberikan pemahaman praktis mengenai anatomi tubuh dan pentingnya disiplin fisik sebagai bentuk syukur atas nikmat kesehatan.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa kelas 7 diarahkan untuk mengasah kemampuan literasi melalui proyek majalah dinding madrasah. Kegiatan ini bertujuan agar santri MTs Al Manshuriyah mampu mengolah informasi secara kritis dan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan yang sistematis, sesuai dengan standar kompetensi komunikatif yang diharapkan.

Mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di kelas 7 menjadi pilar utama dengan program "Tahfidz Camp". Dalam kegiatan ko-kurikuler ini, siswa MTs Al Manshuriyah diajak untuk mendalami kaidah tajwid secara aplikatif dan menghafal hadist-hadist tematik tentang etika menuntut ilmu, sehingga tercipta generasi yang cinta Al-Qur'an sejak tahun pertama.

Sementara itu, untuk mata pelajaran PKn, MTs Al Manshuriyah menyelenggarakan simulasi musyawarah kelas untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi Pancasila. Kegiatan ko-kurikuler ini mengajarkan siswa kelas 7 cara berpendapat yang santun dan menghargai perbedaan, yang merupakan implementasi nyata dari moderasi beragama di lingkungan madrasah.


Jenjang Kelas 8: Eksplorasi Sains dan Hukum Islam

Memasuki kelas 8, mata pelajaran IPA di MTs Al Manshuriyah memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai laboratorium alam. Siswa melakukan proyek ko-kurikuler mengenai pengamatan ekosistem lokal, yang bertujuan untuk menumbuhkan nalar kritis dan kesadaran lingkungan (eco-literacy) sesuai dengan kerangka sains kurikulum terbaru.

Untuk mata pelajaran Matematika, kegiatan ko-kurikuler dirancang melalui "Math Adventure". Siswa kelas 8 MTs Al Manshuriyah ditantang menyelesaikan soal-soal logika ruang dan bangun dalam situasi nyata, seperti menghitung estimasi biaya renovasi fasilitas sekolah, guna menunjukkan bahwa matematika adalah alat pemecah masalah kehidupan.

Dalam mata pelajaran Fikih, MTs Al Manshuriyah menekankan pada aspek kemandirian ibadah. Kegiatan ko-kurikuler berupa praktik fardhu kifayah secara mendalam membekali siswa kelas 8 dengan keterampilan hukum Islam yang praktis, sehingga mereka siap berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di masyarakat sekitar madrasah.

Sedangkan pada mata pelajaran SBK, siswa kelas 8 didorong untuk mengeksplorasi seni islami melalui kaligrafi dan nasyid. Ko-kurikuler ini menjadi wadah bagi santri MTs Al Manshuriyah untuk mengekspresikan kreativitas seni tanpa meninggalkan nilai-nilai estetika tauhid yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.


Jenjang Kelas 9: Kesiapan Global dan Akhlakul Karimah

Di kelas 9, kolaborasi mata pelajaran IPS dan Bahasa Inggris di MTs Al Manshuriyah diwujudkan dalam program "Global Citizenship". Siswa diajak melakukan riset mengenai isu-isu sosial internasional dan mempresentasikannya dalam bahasa Inggris, sebagai upaya mempersiapkan mereka menghadapi kompetensi global pasca-kelulusan.

Terakhir, sinergi antara Akidah Akhlak dan Informatika menjadi penutup masa studi yang krusial. Melalui kampanye "Digital Akhlak" di media sosial, siswa kelas 9 MTs Al Manshuriyah belajar menggunakan teknologi informatika untuk menyebarkan konten positif, membuktikan bahwa mereka adalah generasi digital yang tetap memegang teguh prinsip akhlakul karimah sesuai semangat KMA 1503 Tahun 2025.

إرسال تعليق

Post a Comment (0)