Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1290 Tahun 2026 mengenai Petunjuk Teknis Pembelajaran pada Bulan Ramadan Tahun 2026:
Salinan Ringkas Dokumen
- Nomor Surat: B-103/Dt.I.I/PP.00/02/2026.
- Perihal: Penyampaian SK Petunjuk Teknis Pembelajaran pada Bulan Ramadan Tahun 2026.
- Tanggal Ditetapkan: 13 Februari 2026.
- Pejabat Penandatangan: Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno.
- Tema Kegiatan: "Ramadan sebagai Momentum Penguatan Iman, Akhlak, dan Kepedulian Sosial".
Ringkasan Isi Terpenting
1. Tujuan dan Sasaran
- Memberikan acuan operasional bagi madrasah untuk menyelenggarakan pembelajaran selama Ramadan.
- Menguatkan nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia murid melalui kegiatan yang bermakna dan adaptif.
- Sasaran meliputi murid, pendidik, kepala madrasah, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.
2. Pembagian Waktu Pelaksanaan (Tiga Termin)
- Termin I (18-21 Februari 2026): Pembelajaran Mandiri Terbimbing berfokus pada penyambutan Ramadan (Tarhib) dan penguatan ikatan keluarga.
- Termin II (23 Februari - 14 Maret 2026): Pembelajaran Tatap Muka berfokus pada penanaman karakter dan pembersihan hati (Tazkiyatun Nafs).
- Termin III (16-27 Maret 2026): Libur Idul Fitri dan implementasi nilai sosial.
3. Tipe Pelaksanaan Pembelajaran
Madrasah dapat memilih salah satu dari empat tipe berdasarkan kesiapan infrastruktur dan karakteristik murid:
- Tipe A (Mukim/Camp): Sistem asrama minimal 3 hari 2 malam untuk MTs dan MA dengan pembinaan intensif 24 jam.
- Tipe B (Full Day): Pembelajaran dari pukul 07.30 hingga berbuka puasa bersama (18.00) untuk MI kelas 4-6, MTs, dan MA.
- Tipe C (Reguler Terintegrasi): Pembelajaran pagi hari dengan pendekatan fun learning untuk RA (07.30-10.00) dan MI kelas 1-3 (07.30-11.30).
- Tipe D (Darurat/Bencana): Waktu fleksibel untuk wilayah terdampak bencana atau kondisi darurat lainnya.
4. Kegiatan Khusus dan Tambahan
- Pesantren Ramadan: Madrasah dianjurkan menyelenggarakan minimal 3 hari Pesantren Ramadan selama masa tatap muka.
- Materi Utama: Meliputi Klinik Tahsin Al-Qur'an, Fahmil Qur'an (pemahaman makna), praktik ibadah, dan kajian kitab.
- Kegiatan Sosial: Opsional seperti pembayaran zakat fitrah di madrasah dan pembagian takjil untuk melatih empati.
5. Penyesuaian Waktu
- Durasi pembelajaran disesuaikan dengan tipe yang dipilih, bukan digeneralisasi per jenjang.
- Khusus hari Jumat, durasi pembelajaran dipersingkat 30 menit untuk persiapan salat Jumat bagi murid laki-laki.

Posting Komentar